Image of Efektifitas Mol Pepaya (Carica papaya) Dan Mol Tauge (Phaseolus aureus) Terhadap Laju Pematangan Kompos Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Di Kota Pontianak 2018

Text

Efektifitas Mol Pepaya (Carica papaya) Dan Mol Tauge (Phaseolus aureus) Terhadap Laju Pematangan Kompos Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Di Kota Pontianak 2018



Eceng gondok termasuk dalam kelompok gulma perairan, tanaman inimemiliki kecepatan vegetatif sangat tinggi terutama di daerah tropis dan subtropis. Eceng gondok apabila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun bagi kesehatan manusia. Dampak terhadap lingkungan, yaitu dapat menjadi tempat bersarangnya vcktor penyakit,mengurangi estetika, dan lain-lain. Sedangkan dampak bagi kesehatan dapat menimbulkan penyakit diare, kolera, DBD, dan lain-lain. Maka dari itu perludilakukan pengolahan Eceng Gondok Adapun tujuan dari penelitian ini untuk yaitu MOL Pepaya dan MOL Tauge Terhadap Laju Pematangan Kompos Eceng Gondok di Kota Pontianak 2018. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen semu dengan 10 perlakuan dan 3 kali pengulangan.Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode eksperimen semu (quasiexperimen) yaitu penelitian yang mendekati percobaan sungguhan, tetapi tidakmungkin mengontrol (memanipulasi) semua variabel yang relevan.Berdasarkan Hasil uji anova menunjukkan nilai p 0,000 (pa) schinggadapat disimpulkan bahwa Ha diterima atau dapat dinyatakan bahwa ada perbedaan kecepatan kematangan kompos yang signifikan terhadap variasi perlakuan yang diberikan, baik menggunakan mol papaya maupun mol tauge.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa MOL yang palingefektif terhadap laju pematangan kompos Eceng Gondok yaitu MOL tauge padakonsentrasi 60 ml. Saran bagi masyarakat dapat memanfaatkan MOL tauge untukmempercepat pengomposan dalam pengolahan sampah organik khusus nyasampah eceng gondok dan Untuk penelitian selanjutnya peneliti untuk mencobamengkombinasikan antara MOL pepaya dan MOL tauge sehingga diharapkandengan adanya penggabungan MOL yang dihasilkan bisa lebih efektif.


Ketersediaan

20141320303295Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes PontianakTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
295
Penerbit Poltekkes Kemenkes Pontianak : Pontianak.,
Deskripsi Fisik
xii, 47 hlm.; ilus.; 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
295
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this